Kamis, 09 Februari 2012

= Kembali kepada kebenaran Firman TUHAN =Bagian II














Kapan Yesus bangkit?

Kita telah melihat bahwa Yesus Kristus disalibkan dan dikubur pada hari
Rabu, tepat sebelum Sabat tahunan dimulai – bukan Sabat mingguan. Lalu
kapan Dia bangkit?
Yohanes 20:1 seperti yang telah kita baca sebelumnya, mengatakan bahwa
“Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap,
pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil
dari kubur” Jadi ketika matahari belum terbit, - ketika hari masih gelap -,
Yohanes mencatat bahwa Maria menemukan kubur itu telah kosong.
Jadi jelas bahwa Yesus bangkit bukan ketika pagi hari di hari Minggu itu.
Lalu kapan?


Jawaban sebenarnya jelas dan sederhana kalau kita membaca Alkitab dan
memperhatikan perkataan Yesus sendiri, dan mempercayai sepenuhnya apa
yang dikatakan Alkitab dan apa yang dikatakan Yesus sendiri tersebut.


“Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam,
demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga
malam.” (Matius 12:40).

Seperti telah terbukti, Yesus dikubur, - “tinggal di dalam rahim bumi” – tepat
sebelum matahari tenggelam pada hari Rabu. Yang perlu kita lakukan adalah
menghitung ke depan. 1 hari 1 malam akan membawa kita sampai hari
Kamis petang. 1 hari 1 malam berikutnya membawa kita sampai kepada
Jumat petang. 1 hari 1 malam yang ke-3 membawa kita sampai kepada
Sabtu petang sebelum matahari tenggelam.


Seperti kata Yesus sendiri bahwa ia akan bangkit setelah 3 hari 3 malam
sejak Dia dikuburkan, pada waktu yang sama, petang hari atau menjelang
matahari tenggelam. Apakah ini sesuai dengan Alkitab? Tentu saja, seperti
kita lihat di Yohanes 20:1, Dia sudah bangkit dan kubur telah kosong ketika
Maria tiba di kuburan “pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap” pada hari
Minggu dini hari itu.

Ketika tidak ada seorangpun yang menyaksikan Yesus bangkit (karena terjadi
di dalam kubur/goa yang ditutup batu dan dijaga oleh tentara Romawi),
perkataan Yesus sendiri dan catatan Injil membuktikan bahwa kebangkitan
ini terjadi 3 hari 3 malam setelah penguburanNya, yaitu jatuh pada akhir
hari Sabat mingguan, petang hari menjelang matahari tenggelam.



Cobalah sekuat daya, adalah tidak masuk akal untuk menghitung 3 hari 3
malam antara penguburan di hari Jumat sore sampai dengan kebangkitan
di hari Minggu dini hari. Konsep tradisional (secara turun temurun saja)
tentang Jumat Agung – Minggu Paskah adalah tidak benar dan tidak
Alkitabiah.

Tetapi kalau kita secara teliti mempelajari catatan-catatan di dalam Injil dan
juga memperhatikan perkataan Yesus sendiri, kita dapat melihat kebenaran,
dan kebenaran ini terbukti cocok, dan tidak dibuat-buat.


Perkataan malaikat Tuhan yang mencengangkan para wanita tadi di kubur
Yesus telah terbukti benar; (Matius 28:5-6):
28:5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu:
“Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.

28:6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia TELAH bangkit, sama seperti yang telah
dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring”.


Sekaranglah saatnya kita membuka mata dan hati kita kepada kebenaran,
tidak sekedar mempertahankan tradisi yang tidak didukung oleh kebenaran
Firman Tuhan.

Pastikan bahwa iman dan kepercayaan serta praktek kehidupan Anda pribadi
didasarkan pada kebenaran Alkitab. Apakah sekarang Anda mau (dan berani)
untuk membuat komitmen untuk menyembah Tuhan menurut kebenaran
Alkitab daripada sekedar menghormati tradisi manusia?


diterjemahkan dan diedit dari:
“Jesus Wasn’t Crucified on Friday - or Resurrected on Sunday!”
dalam The Good News, A Magazine of Understanding,
edisi March-April 2006






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

My self

My self
Enjoy
Ada kesalahan di dalam gadget ini